Jumat, 28 Mei 2010

hidup seorang pengamen

kaki kaki yang lincah kini harus menopang hidupnya.demi mencari sesuap nasi.mereka siap untuk menghabiskan hidup dikerasnya jalan-jalan ibu kota.yang mereka inginkan hanya beberapa logam uang receh dari sang pengguna jalan.mereka tak mempedulikan betapa bahayanya hidup dijalan.yang mereka pikirkan hanya bagaimana cara mengisi perut mereka agar esok bisa beraktifitas seperti biasa.hanya orang-orang seperti kita yang bisa membantu beban mereka.buka mata dan hati kita untuk kebahagian kita semua.

0 komentar:

Posting Komentar